5 Bahaya Bagi Kesehatan Kalau Kamu Makan Terlalu Cepat
DOMINOQQ

5 Bahaya Bagi Kesehatan Kalau Kamu Makan Terlalu Cepat

PelangiQQLounge – 5 Bahaya Bagi Kesehatan Dalam melakukan suatu hal, tiap orang memiliki cara dan tipe yang unik dan berbeda-beda. Begitu juga dengan tipe saat makan. Ada yang terbiasa makan dengan pelan-pelan, normal, hingga cepat.

Makan dengan cepat memang bisa menghemat waktu agar bisa segera melakukan aktivitas lainnya. Kendati demikian, makan cepat ternyata berpengaruh buruk terhadap kesehatan.

Berikut 5 Bahaya Bagi Kesehatan Kalau Kamu Makan Terlalu Cepat

1. Mudah terkena sariawan

5 Bahaya Bagi Kesehatan Kalau Kamu Makan Terlalu Cepat

Secara logis, dampak negatif yang paling mudah dialami jika makan terlalu cepat adalah terkena sariawan. Ketika mengunyah dengan terburu-buru, lidah maupun bibir akan sangat rentan tergigit secara tidak sengaja. Dengan begitu, sariawan akan dialami karena gigitan yang membuat bibir cedera dan luka.

2. Meningkatkan risiko serangan jantung

5 Bahaya Bagi Kesehatan Kalau Kamu Makan Terlalu Cepat

Bukan hanya menimbulkan masalah kesehatan yang ringan, terbiasa makan cepat ternyata bisa meningkatkan risiko terserang penyakit jantung. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Takayuki Yamaji yang melibatkan lebih dari 1.000 orang kemudian dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan 3 kategori durasi makan, yaitu cepat, normal, hingga lambat.

Dari sinilah, Yamaji menemukan fakta bahwa kelompok yang makan dengan cepat berisiko terkena penyakit sindrom metabolik yang menyebabkan seseorang rentan terkena penyakit jantung dan stroke. Agen Capsa

3. Mudah terkena diabetes

5 Bahaya Bagi Kesehatan Kalau Kamu Makan Terlalu Cepat

Berdasarkan sebuah studi di Lithuania pada tahun 2012 mencatat diabetes sebagai salah satu penyakit yang dipicu oleh kebiasaan makan dengan terburu-buru. Diabetes tipe 2 disebabkan oleh resistensi insulin, yaitu sebuah kondisi dimana sel-sel tubuh tidak merespon hormon insulin dengan efektif.

Dilansir dari medicaldaily.com, Dr. Takayuki Yamaji, spesialis jantung dari Hiroshima University, Jepang mengatakan bahwa ketika seseorang makan dengan cepat mereka cenderung kesulitan untuk merasa kenyang sehingga memungkinkan untuk makan dalam jumlah yang berlebihan. Makan cepat juga menyebabkan kadar glukosa naik secara drastis dalam waktu singkat sehingga bisa memicu terjadinya resistensi insulin.

4. Mengalami refluks asam lambung

Bila dilihat dari prosesnya, makan dengan cepat cenderung menelan makanan dalam jumlah banyak dari setiap suap. Makanan dalam jumlah besar tersebut secara otomatis akan masuk ke lambung yang menyebabkan asam lambung naik secara perlahan ke kerongkongan. Dampaknya, kerongkongan akan merasa perih dan sensasi terbakar. Risiko yang lebih parah akan dialami jika hal ini terjadi berulang kali dan menimbulkan beragam komplikasi di antaranya, mulas, sakit perut dan sulit menelan.

Bca Juga : 6 Manfaat Lemak bagi Kesehatan Tubuh, Jangan Selalu Dihindari!

5. Obesitas

Selain berisiko terserang penyakit sindrom metabolik, makan terlalu cepat ternyata berpengaruh besar terhadap orang yang menjalani proses diet. Mengapa demikian? Sebuah penelitian menyatakan bahwa hormon yang berfungsi memberi isyarat kenyang memerlukan waktu sekitar 15-20 menit untuk sampai ke otak. Jika durasi makan di bawah ketentuan waktu tersebut, tubuh tidak mampu mengidentifikasi rasa kenyang sehingga tanpa disadari memungkinkan untuk makan secara berlebihan dan mengonsumsi asupan kalori yang lebih tinggi dari yang dibutuhkan.

Jadi, makan terlalu cepat bisa menyebabkan berat badan meningkat bahkan obesitas. Poker Online

Nah, itulah 5 dampak negatif dari kebiasaan makan dengan tergesa-gesa. Agar berbagai penyakit tersebut bisa dihindari, kamu sebaiknya membiasakan diri untuk mengunyah makanan terutama saat sarapan dan makan siang setidaknya 20-30 kali dalam setiap suap. Dengan begitu, perutmu akan merasa kenyang lebih lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *