5 Fakta Tentang Usus Buntu, Benarkah Gak Ada Gunanya?
Uncategorized

5 Fakta Tentang Usus Buntu, Benarkah Gak Ada Gunanya?

PelangiQQLounge – 5 Fakta Tentang Usus Buntu Apendiks alias usus buntu adalah salah satu organ di tubuh manusia yang paling misterius. Setiap orang memilikinya, tapi tidak banyak yang tahu apa fungsi organ tersebut. Beberapa orang sudah tidak memiliki usus buntu karena operasi tapi mereka baik-baik saja. Maka kamu mungkin bertanya-tanya: Apakah usus buntu memang tidak ada gunanya?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simaklah 5 fakta berikut yang akan membantu kamu mengenal lebih jauh organ mungil yang terletak dalam perutmu ini.

Berikut 5 Fakta Tentang Usus Buntu, Benarkah Gak Ada Gunanya?

1. Apendiks berukuran kecil, hanya sebesar jari kelingking

5 Fakta Tentang Usus Buntu, Benarkah Gak Ada Gunanya?

Apendiks adalah organ berbentuk tabung kecil berukuran sekitar 5-10 cm alias kira-kira seukuran jari kelingking tanganmu. Organ ini terhubung dengan sekum, yaitu bagian awal dari usus besar yang terletak di sebelah kanan bawah perut.

Kamu mungkin ingat bahwa tugas utama usus besar adalah menyerap sisa makanan dari usus halus, menyerap air dan mineral berguna yang masih terdapat di dalam sisa makanan tersebut, lalu membuangnya dari tubuh. Namun penelitian menunjukkan bahwa apendiks tidak mengambil peran dalam proses tersebut. Lalu apa gunanya?

2. Charles Darwin pernah menyebut bahwa apendiks mungkin organ sisa evolusi yang tidak lagi berguna

5 Fakta Tentang Usus Buntu, Benarkah Gak Ada Gunanya?

Kamu tentu pernah mendengar tentang Charles Darwin, ilmuwan asal Inggris yang terkenal dengan teori evolusinya. Darwin pernah mengemukakan teori bahwa apendiks mungkin adalah hasil evolusi dari bagian sekum manusia yang dulunya lebih besar, namun mengecil hingga tidak memiliki fungsi lagi.

Menurut Darwin, hal itu disebabkan oleh karena dulu leluhur manusia lebih banyak makan tumbuhan sehingga butuh sekum yang lebih besar untuk mencerna serat. Namun makanan manusia berubah menjadi lebih bervariasi, sehingga sekumnya pun mengecil dan menyisakan bagian kecil yang kini kita sebut apendiks. Agen Capsa

Apakah menurutmu teori Darwin tersebut benar?

3. Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa apendiks mungkin berguna untuk sistem imun

5 Fakta Tentang Usus Buntu, Benarkah Gak Ada Gunanya?

Seiring berjalannya waktu, dengan diciptakannya mikroskop, fungsi misterius dari apendiks mulai terkuak. Ternyata, keberadaan apendiks tidak benar-benar percuma seperti yang mungkin disangka orang. Penelitian menunjukkan bahwa dinding apendiks dipenuhi dengan sel imun, dan penemuan itu pun memunculkan sejumlah teori baru.

5 Fakta Tentang Usus Buntu, Benarkah Gak Ada Gunanya?

Saat ini, banyak ilmuwan sepakat bahwa apendiks bisa jadi adalah semacam organ imun cadangan bagi tubuh. Jaringan imun apendiks juga diketahui bisa menstimulasi pertumbuhan sejumlah bakteri yang baik bagi pencernaan. Nah, jadi ternyata apendiks ada manfaatnya lho bagi tubuh kita.

4. Apendiks bisa terserang apendisitis

Meski cukup berguna, apendiks ternyata memiliki kelemahan. Organ ini termasuk cukup mudah terinfeksi, yang biasa disebut apendisitis atau radang usus buntu. Apendisitis terjadi ketika apendiks tersumbat oleh kotoran yang mengeras, terlalu banyak mukus dari usus besar, atau produksi sel imun yang berlebihan akibat infeksi bakteri.

Sekitar 7 persen alias 1 dari 14 orang Amerika mengalami apendisitis. Namun untungnya penanganan penyakit ini cukup sederhana. Operasi terbukti sangat efektif dengan tingkat keberhasilan hampir 100 persen. Antibiotik juga bisa menyembuhkan, meski terkadang pasien akan mengalaminya lagi di kemudian hari.

5. Apendisitis bisa mematikan, tapi bisa dicegah

Pepatah mengatakan mencegah lebih baik daripada mengobati. Jadi daripada harus operasi karena mengalami apendisitis, tentu kamu lebih memilih untuk mencegah penyakit ini muncul. Tapi bagaimana caranya?

Sebenarnya, ilmuwan sendiri masih belum menemukan cara yang pasti bisa mencegah apendisitis. Namun ada sejumlah gaya hidup yang bisa meminimalisir kemungkinan tersebut, seperti misalnya makan lebih banyak serat, banyak minum air putih, dan menjaga daya tahan tubuh.

BACA JUGA : Pantai Terbaik di Asia 2020 Versi TripAdvisor

Penting juga untuk mengenali gejala-gejala yang biasanya menyertai apendisitis, seperti rasa sakit yang hebat di perut bagian bawah kanan, demam, serta mual dan muntah. Apendisitis yang tidak ditangani tepat waktu bisa berakibat fatal, maka pastikan kamu mengenali gejalanya dan langsung bertindak apabila merasakannya pada dirimu. Poker Online

Itulah 5 fakta tentang apendiks alias usus buntu yang perlu kamu tahu. Kenali organ kecil yang misterius ini lebih dalam, dan pastikan kamu merawatnya supaya apendiksmu tetap sehat dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *