5 Hewan Berukuran Mungil Ini Bisa Sebabkan Rasa Sakit yang Hebat
Uncategorized

5 Hewan Berukuran Mungil Ini Bisa Sebabkan Rasa Sakit yang Hebat

PelangiQQLounge – 5 Hewan Berukuran Mungil Di antara semua binatang yang ada di muka bumi, umumnya manusia lebih takut dan waspada terhadap hewan-hewan berukuran besar, seperti gajah, harimau, singa, kuda nil, dan sejenisnya serta cenderung meremehkan binatang-binatang berukuran kecil. Bahkan, kadang-kadang ada yang iseng mengganggu hewan-hewan berukuran kecil.

Padahal, walaupun memiliki ukuran fisik yang kecil, terkadang hewan-hewan tersebut memiliki kekuatan yang besar dan kadang-kadang dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa jika menyerang manusia. Seperti hewan-hewan di bawah ini, yang walaupun ukurannya mungil, tetapi serangannya bisa memicu rasa sakit yang amat hebat.

Berikut 5 Hewan Berukuran Mungil Ini Bisa Sebabkan Rasa Sakit yang Hebat

1. Ubur-ubur Irukandji

Walaupun hanya berukuran sebesar kacang, tapi Irukandji diyakini sebagai makhluk paling berbisa di dunia. Makhluk ini tumbuh subur di air hangat, seperti Great Barrier Reef Australia. Selain memiliki kemampuan untuk menembakkan sengatannya ke korbannya,
makhluk ini juga relatif sulit untuk dilihat.

Ditambah, menurut laman Mental Floss, rasa sakit akibat Irukandji digambarkan sebagai rasa sakit terburuk dalam hidup, bahkan dosis maksimum morfin hampir tidak dapat mengurangi rasa sakit ini.

2. Ikan Candiru

Candiru adalah ikan mirip belut parasit yang hidup di Sungai Amazon. Makhluk-makhluk kecil ini cukup aneh karena makan darah dan sering ditemukan di dalam insang ikan lain. Bahkan menurut jurnal Wilderness and Enviromental Medicine, ikan ini diketahui mampu berenang di uretra manusia. Begitu ikan ini menyerang, korban harus segera ditangani di ruang gawat darurat dan membutuhkan ekstraksi medis invasif.

5 Hewan Berukuran Mungil Ini Bisa Sebabkan Rasa Sakit yang Hebat

Dilansir dari laman Mental Floss, pada tahun 1877, seorang dokter dari Amazon pernah melakukan ekstraksi Candiru yang pertama kali dari uretra. Kala itu, pasien yang ia tangani mengaku merasa menderita akibat sakit yang ia rasakan, bahkan insiden tersebut juga membuat selaput lendirnya robek. Oleh sebab itu, Candiru dianggap sebagai ancaman nyata bagi perenang di Sungai Amazon. Agen Capsa

3. Katak panah racun emas

Menurut laman National Geographic, katak panah racun emas atau yang memiliki nama ilmiah Phyllobate terribilis termasuk salah satu vertebrata paling beracun di planet bumi, yang mana satu spesimen berukuran 2 inci memiliki racun yang mampu membunuh sepuluh orang laki-laki dewasa.

Saking beracunnya, bahkan hanya menyentuh tisu yang telah bersentuhan dengan katak ini saja bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, suku-suku yang tinggal di dalam hutan hujan sering menggunakan racun katak ini di ujung panah untuk berburu.

Sayangnya, katak panah racun emas saat ini masuk dalam daftar spesies yang terancam punah, dan organisasi seperti World Land Trust tengah berjuang untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

4. Semut peluru

Rasa akibat gigitan semut peluru disebut-sebut masuk dalam rasa sakit paling buruk di dunia, menurut Schmidt Pain Index. Racun semut peluru adalah peptida neurotoksik, yang digunakan untuk membunuh ulat dan makhluk kecil lainnya. Tetapi bagi manusia, sengatan semut peluru ‘hanya’ akan memberikan salah satu pengalaman paling menyakitkan di dunia.

5 Hewan Berukuran Mungil Ini Bisa Sebabkan Rasa Sakit yang Hebat

Satu sengatan dari semut peluru akan menyebabkan pembengkakan yang mengakibatkan rasa sakit sepanjang hari. Jika seekor semut merasa terancam oleh manusia, ia akan menggunakan mulutnya untuk memegang kemudian menyuntikkan sengatan berbisa ke manusia yang dirasa mengganggu.

5. Tawon raksasa Asia

Tawon raksasa Asia atau yang memiliki nama ilmiah Vespa mandarinia, merupakan serangga yang panjangnya dua inci dengan lebar sayap sekitar tiga inci dan mandibula besar, dengan gigi hitam yang kuat. Hewan ini memiliki kemampuan untuk menyebarkan racun dengan enzim yang begitu kuat sehingga mampu melarutkan jaringan manusia.

Hewan ini hidup di wilayah pegunungan Jepang, juga terlihat di wilayah Rusia, Korea, Cina, Taiwan, Nepal, India, dan Sri Lanka. Tawon raksasa Asia dilaporkan membunuh lebih banyak orang setiap tahun daripada hewan lain di negara Jepang.

Kendati demikian, sebenarnya Tawon raksasa Asia lebih suka memangsa lebah daripada manusia. Satu ekor tawon ini mampu membunuh sekitar 40 ekor lebah eropa dalam waktu 60 detik, dan 1 kepal tawon ini mampu membunuh sekitar 30 ribu lebah dalam hitungan jam.

BACA JUGA : 5 Alasan Mengapa Labrador Retriever Cocok jadi Anjing Keluarga

Jika merasa terganggu dengan manusia, tawon ini dapat terbang mengejar manusia dengan kecepatan 25 mil per jam. Menurut laman National Geographic, rasa sakit akibat disengat Tawon raksasa Asia bisa bertahan selama dua hari dan menyebabkan korbannya tidak bisa tidur. Oleh karena itu, jangan coba-coba mengusik Tawon raksasa Asia. Poker Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *