Cara pakai vibrator
Uncategorized

Cara pakai vibrator bersama pasangan

PELANGIQ – Cara pakai vibrator bersama pasangan Kalau kamu ingin menggunakannya bersama pasangan, ada dua poin berikut yang perlu kamu perhatikan untuk menguasai cara pakai vibrator saat berhubungan seks.

Vibrator untuk foreplay

Sama seperti saat kamu bereksperimen saat awal mengenali berbagai kecepatan dan fitur vibrator kamu sebelum memasuki daerah sensitif, pasangan kamu juga perlu melakukan hal yang sama. Izinkan pasanganmu menguji kecepatan vibrator pada bagian tubuhnya juga. Begitu kamu berdua terbiasa dengan sensasi ini, dorong dirinya secara perlahan untuk memberikan rangsangan di bagian-bagian sensitif kamu. Agen Capsa

Saat penetrasi

Saat penetrasi, vibrator juga bisa membantu menciptakan kesenangan tambahan, memunginkan untuk terjadinya orgasme di klitoris maupun di organ vagina. Selama penetrasi, tekan vibrator berlawanan dengan klitoris, sementara pasangan kamu tetap melanjutkan gerakan menyodorkannya ke vagina. Atau, masukan vibrator ke dalam vagina sementara pasangan memberikan rangsangan oral ke klitoris. Kamu bisa mengkombinasikannya sesuai kreativitasmu dan pasangan.

Jangan langsung bergantian pakai vibrator yang sama

Meskipun cara pakai vibrator bisa kamu variasikan sendiri sesuai selera, kamu nggak boleh sembarangan. Vibrator sebaiknya nggak digunakan langsung dari area kelamin pasangan ke area kelamin kamu, begitu pun sebaliknya. Vibrator harus dicuci bersih dan dikeringkan dulu sebelum dipakai bergantian. Pasalnya, bergantian menggunakan vibrator yang sama meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin.

Nah, bagi kamu yang belum mencoba vibrator, jadi penasaran nggak nih untuk mencoba? Jangan malu untuk membelinya apalagi kalau sudah tahu manfaatnya untuk hubungan. Kalau kamu masih merasa nggak nyaman membelinya, kamu bisa meminta tolong pasanganmu atau teman terdekatmu yang bisa membantumu

Rasakan getarannya memasuki bagian sensitif

Dengan pengaturan kecepatan terendah, sekarang mulai memasukkan ujung vibrator ke vagina atau area lain yang perempuan inginkan secara perlahan-lahan. Jangan ditekan hingga kamu merasa nggak nyaman atau kehilangan kendali memegang vibrator.

Coba pindahkan vibrator masuk dan keluar di lokasi G-spot atau klitoris. Sedangkan pada laki-laki, area perineum atau anus bisa jadi titik yang panas. Luangkan waktu untuk merangsang semua zona sensitifmu untuk membangun gairah dan menguji mana titik dan kecepatan yang paling tepat.

Kenali getarannya menuju titik yang kamu inginkan

Untuk pertama kalinya, cobalah vibrator kamu pada kecepatan rendah menuju ke arah organ intimmu. Entah itu paha bagian dalam, bibir vagina, atau area perineum (di antara pangkal testis dan anus) pada laki-laki. Jika pada getaran terendah pun menurut kamu itu masih terlalu kencang, coba dahulu dengan melapisi bagian yang mengenai vibrator dengan handuk, atau jangan tekan vibrator kamu.

Semakin terbiasa, tentunya alas tersebut bisa kamu lepas. Kamu juga bisa menemukan nantinya bahwa di bagian tertentu getarannya terasa sangat lambat, tapi di bagian lain getarannya pas, dan sebagainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *