Cerita Tentang Perbedaan Logika dan perasaan
BERITA UNIK TIPS & TRICK

Cerita Tentang Perbedaan Logika dan perasaan

Cerita Tentang Perbedaan Logika dan perasaan

PELANGIQQ LOUNGE- Cerita Tentang Perbedaan Logika dan perasaan

Cewek pake perasaan, cowok pake logika, gitu deh dengan stereotype yang ada. Trus, katanya jadi aneh kalo jadi kayak gini: cewek pake logika dan sebaliknya. Padahal, kalo dilihat lebih seksama lagi, dua-duanya harus saling mendukung, antara logika dan juga perasaan.

Mau tahu kenapa? Yuk sama-sama ditengok analisa saya di bawah ini

Logika saja bisa saja berbahaya

Bayangkan, apa jadinya kita melakukan segalanya dengan hanya menggunakan logika saja. Tentu dunia ini akan semakin kacau. Perang di mana-mana, saling tidak peduli satu sama lain, hanya karena yang kita lihat hanya hitam dan putih. Padahal, sisi humanism itu nggak kalah penting. Nggak semuanya bisa dilihat dengan logika. Mengungkapkan apa yang terjadi dengan perasaan dirasa perlu untuk menjawab hal-hal yang tak kasat mata

Perasaan tanpa logika, nggak masuk akal

Lantas, bagaimana dengan sebaliknya? Menggunakan sepenuhnya hanya dari intuisi perasaan juga nggak baik. Kenapa? Karena logika dianggap menjadi petunjuk jalan dalam menghadapi segala masalah. Perasaan bisa saja salah, namun jika dilandasi dengan logika, tentu bisa berdampak lebih baik dari setiap keputusanmu

Lupakan dengan perbedaan jenis kelamin

Stereotype yang terbentuk selama ini bisa terbilang jahat. Bayangkan kita sebagai cowok, emang mau dianggap cowok yang nggak punya perasaan? Kalo dibalik, gimana perasaan cewek yang dianggap nggak punya logika dalam menghadapi keputusan ya? Hal ini tentu dianggap sebagai seksisme, di mana menilai tingkah laku seseorang berdasarkan jenis kelamin. Yang perlu diralat, mungkin beberapa di antaranya cenderung memiliki pola pikir yang berbeda, tetapi bukan berarti nggak punya logika atau perasaan!

Pertimbangkan dengan logika, tetapi jangan lupa sisipkan apa yang kamu rasa

Cukup adil rasanya jika segala tindakan atau keputusan yang diambil, tetap mengombinasikan perasaan dan logika. Ya, logikanya ada, tapi juga ada perasaannya kok. Saya yakin betul kalo hampir semua orang punya keduanya. Jangan menilai seseorang hanya dari karakternya saja. Yang bisa saja, semakin sering mengalami kejadian tersebut, maka dirinya pun nggak akan sulit menggabungkan keduanya.

Akan indah rasanya jika logika dan perasaan memiliki porsi yang sama dalam mengambil tindakan

Bayangkan, jika digunakan sesuai porsinya, logika dan perasaan bisa menghasilkan sesuatu yang bisa sangat menakjubkan. Apa yang kita lakukan, apa yang kita berikan, bisa menjadi hal yang mudah dimengerti oleh orang lain. Hasilnya, dunia akan terasa lebih indah.

SUMBER PELANGIQQ : POKER ONLINE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *