Hewan yang Lazim Dimakan Saat Bertahan Hidup
BERITA UNIK

Hewan yang Lazim Dimakan Saat Bertahan Hidup

Hewan yang Lazim Dimakan Saat Bertahan Hidup .Pada akhir Juli kemarin, masyarakat Jakarta dan warganet dibuat heboh dengan sebuah video yang beredar di Instagram. Rekaman ini menunjukkan seorang laki-laki paruh baya yang sedang memakan kucing hidup-hidup. PelangiQQ

Para pecinta hewan mengecam tindakan laki-laki itu, tak terkecuali pendiri Jakarta Animal Aid Networks (JAAN), Femke Den Haas. Ia mengatakan, oknum harus segera dimasukkan ke rumah sakit jiwa.

Terkait dengan kejadian tersebut, memakan daging mentah sangat berisiko bagi kesehatan manusia. Menurut pakar keamanan makanan Amerika Serikat, Jeff Nelken, daging mentah sangat berbahaya.

“Daging mentah mengandung semua jenis bakteri,” ujar Nelken. Selain itu, Nelken menekankan bahwa daging mentah berisiko mengandung bakteri seperti Salmonella atau E. coli.

Namun, tahukah Anda ada jenis hewan tertentu yang dagingnya bisa dijadikan makanan alternatif? Umumnya, binatang-binatang ini disantap ketika seseorang bertahan hidup di alam liar atau berada dalam kondisi yang jauh dari peradaban modern.

Berikut Hewan yang Lazim Dimakan Saat Bertahan Hidup

Cacing Tanah

Hewan yang Lazim Dimakan Saat Bertahan Hidup

Ada sejumlah spesies cacing tanah yang berbeda dan semuanya dianggap aman untuk dikonsumsi manusia, tetapi mereka harus dibersihkan dari tanah yang menempel pada tubuh mereka sebelum Anda memakannya.

Cara mudah untuk membersihkan tanah tersebut adalah dengan menempatkan cacing di wadah berisi rumput basah. Setelah beberapa jam, makhluk-makhluk tersebut akan bebas tanah atau pasir.

Seperti hampir semua makanan hewani, cacing harus dimasak sebelum Anda memakannya. Lebih baik dengan cara digoreng. Berita baiknya adalah cacing goreng terasa sedikit menjijikan.

Berita buruknya, cacing goreng memiliki kalori rata-rata hanya sekitar 1 kalori per gram (tidak termasuk lemak yang digunakan untuk menggoreng). Agen Capsa


Siput dan Keong

Hewan yang Lazim Dimakan Saat Bertahan Hidup

Siput adalah sumber makanan alternatif yang bisa dimakan dalam keadaan darurat. Siput dan Islug (nama umum untuk moluska gastropoda darat yang tidak memiliki cangkang) yang ada di darat umumnya aman untuk dikonsumsi manusia –setelah dimasak dengan seksama.

Nilai gizi hewan ini disebut tinggi, dengan kandungan sekitar 90 kalori per 100 gram, tinggi protein (12 hingga 16 persen) dan kaya mineral.

Namun, jika Anda harus memilih antara makan siput atau slug, maka keputusan paling aman adalah siput (yang bercangkang).

Slug lebih cenderung makan jamur beracun. Sedangkan siput umumnya makan lebih banyak bahan nabati. Jika Anda hanya menemukan slug dan terpaksa memakannya, masukkan ia ke dalam wadah selama seminggu dengan dibubuhi sedikit tepung jagung basah atau tumbuh-tumbuhan lembab agar tubuh dan pencernaannya bersih.

Temukan sesuatu yang lain untuk dimakan, sementara Anda mempersiapkan diri untuk tantangan baru, dan cobalah memasak moluska ini sebagai makanan. Poker Online

DI BACA JUGA : SENJATA YANG DIPAKAI DI JEPANG KUNO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *