Uncategorized

Korban Jiwa Akibat Virus Corona di Dunia Tembus 703 Ribu

Korban Jiwa Akibat Virus Corona di Dunia

Korban Jiwa Akibat Virus Corona di Dunia Sebanyak 18.690.542 orang di dunia terjinfeksi virus corona atau COVID-19. Data tersebut dikutip dari laman World O Meter pada Rabu (5/8/2020) pukul 07.36 WIB.

Dalam laporan tersebut disebutkan sebanyak 703.335 orang meninggal dunia akibat virus corona. Kemudian, pada hari ini tercatat sebanyak 11.907.475 pasien COVID-19 sembuh dari infeksi tersebut PelangiQQ_Lounge

Tiga negara kasus COVID-19 tertinggi

Korban Jiwa Akibat Virus Corona di Dunia

Korban Jiwa Akibat Virus Corona di Dunia Kasus virus corona tertinggi masih tercatat di Amerika Serikat dengan total 4.918.240 kasus dengan total kematian 160.276 orang. Brasil menyusul sebagai negara terbanyak terjangkit virus corona dengan total 2.808.076 kasus dengan jumlah kematian mencapai 96.096 jiwa, dan total pasien yang sembuh mencapai 1.970.475 orang.

Lalu, negara selanjutnya dengan kasus virus corona tertinggi adalah India, dengan total 1.906.613 kasus, dengan kematian mencapai 39,820 jiwa dan total pasien sembuh mencapai 1.281.660 orang PelangiQQ

Hampir seluruh negara mengalami penambahan jumlah kasus

Korban Jiwa Akibat Virus Corona di Dunia

Secara keseluruhan pada hari ini terdapat penambahan 253.154 kasus baru virus corona. Dari 215 negara yang terpapar virus corona, hampir seluruhnya ada penambahan kasus baru.

Kasus baru terbesar disumbang Argentina sebesar 6.792 kasus, Filipina 6.352 kasus, dan Iraq 2.836 kasus. PelangiQQ

Indonesia masih berada di posisi ke-23 negara

Korban Jiwa Akibat Virus Corona di Dunia

Sementara, Indonesia menempati posisi ke-23 negara dengan total kasus virus corona terbanyak. Secara rinci, di Indonesia terdapat 115.056 kasus dengan jumlah kematian 5.388 jiwa, sementara pasien yang sembuh 72,050 orang.

Setelah Indonesia, posisi ke-24 ditempati Filipina dengan 112.593 kasus. Filipina menggeser Qatar yang sehari sebelumnya berada di posisi tersebut, dan Qatar saat ini berada di urutan ke-25 dengan jumlah kasus virus corona terbanyak dunia.

Lalu Lintas Cuma Berkurang 2 Persen

Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan aturan sistem ganjil genap meski pandemik COVID-19 atau virus corona masih belum mereda.

Kepala Dinas Perhubungan, Syafrin Liputo, mengungkapkan berdasarkan hasil evaluasi ganjil genap di 25 ruas jalan, volume lalu lintas hanya turun sedikit. PelangiQQ

Lalu lintas diklaim lebih lancar

Meski demikian Syafrin menganggap ganjil genap saat pandemik COVID-19 membuat lalu lintas lebih lancar. Sebab, menurutnya tidak ada kemacetan seperti sebelumnya

berdampak pada jumlah pengguna transportasi

Syafrin juga menjelaskan jumlah pengguna transportasi umum juga terdampak dari ganjil genap. Untuk jumlah penumpang MRT menurun, namun pengguna Transjakarta melonjak naik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *