ADUQ INFO PEMENANG

5 Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan

PELANGIQQ : 5 Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan – Saat cuaca panas, air kelapa bisa menjadi pilihan yang menarik dibandingkan minuman lain. Selain menyegarkan dan mengandung mineral penting bagi tubuh, air kelapa juga memiliki banyak manfaat lain, mulai dari menangkal radikal bebas hingga menurunkan risiko penyakit jantung.

Air kelapa juga sangat cocok dikonsumsi saat sedang beraktivitas berat dan banyak berkeringat atau saat seseorang sedang kehilangan banyak cairan akibat diare. Air kelapa bisa menjadi alternatif dari air putih untuk menghidrasi tubuh kembali.

5 Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan - Alodokter

5 Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan

Meski tampak sederhana, manfaat air kelapa patut perhitungkan. Cairan yang berasal dari dalam buah kelapa ini punya segudang manfaat. Inilah manfaat air kelapa yang bisa Anda dapatkan:

1. Memberikan kesegaran secara alami

Air kelapa mengandung gula dan elektrolit yang dapat menyegarkan secara alami. Tiap 30 ml air kelapa hanya mengandung 5,5 kalori dan 1,5 gram gula.

2. Memenuhi kebutuhan mineral dan nutrisi yang butuhkan tubuh

Tiap 30 ml air kelapa juga mengandung 60 mg kalium dan 5,5 mg natrium. Selain itu, air kelapa juga memiliki kandungan vitamin C, kalsium, asam folat, zat besi, magnesium dan fosfor.

3. Menggantikan cairan tubuh dengan cepat

Menurut penelitian, manfaat air kelapa dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang dengan cepat bila bandingkan air biasa atau minuman olahraga.

4. Menangkal radikal bebas

Air kelapa bersifat antioksidan, yang mampu mengatasi racun-racun dan zat radikal bebas yang masuk untuk merusak tubuh.

5. Menurunkan risiko penyakit jantung dan batu ginjal

Ada kemungkinan manfaat air kelapa dapat menurunkan risiko penyakit jantung, karena dapat menurunkan tingkat kolesterol dan trigliserida. Namun, hal ini masih perlu lakukan penelitian lebih lanjut.

Selain itu, sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa adanya kemungkinan manfaat air kepala dapat mencegah penumpukan kalsium, oksalat dan zat lain menjadi kristal, yang kemudian menjadi batu ginjal. Meski masih perlu lakukan studi lanjutan terhadap hal tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *