BERITA UNIK

4 Perusahaan Besar Terkemuka PHK Karyawan

Pandemik virus corona atau COVID-19 telah memukul perekonomian, yang berdampak pada sektor bisnis. Sejumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengalami hal sama.

Bahkan, akibat virus corona, berdasarkan laporan yang diminta BEI melalui Keterbukaan Informasi Indonesia, perusahaan publik tersebut harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan merumahkan karyawannya.

Lalu apa saja perusahaan tercatat yang telah melakukan PHK terhadap karyawannya?

1. KFC merumahkan 4.988 karyawan

PT Fast Food Indonesia Tbk atau pemegang hak merek waralaba Kentucky Fried Chicken (KFC) Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk terapksa merumahkan hingga 4.988 karyawannya, sejak awal 2020. KFC juga melakukan pemotongan gaji terhadap 4.847 karyawannya dan menutup 115 gerai miliknya di seluruh Indonesia.

“Ya, terdampak (virus corona) pada penghentian operasional sebagian. Perkiraan penghentian atau pembatasam operasional lebih dari 3 bulan,” tulis manajemen KFC, seperti yang dikutip melalui Keterbukaan Informasi PELANGIQQ

KFC menyebut kejadian itu tentu akan memengaruhi kinerja perusahaan. Mereka memprediksi pendapatan dan laba akan turun sebesar 25-50 persen pada tahun ini.

Namun menurut manajemen, hal ini tidak akan memengaruhi pembayaran utang jangka pendek perusahaan, seperti utang usaha, utang bank, lembaga keuangan, kupon, pokok obligasi atau MTN.

2. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk PHK 421 karyawan

Emiten ritel PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk juga telah melakukan PHK terhadap 421 karyawannya sejak awal Januari. Ramayana juga terpaksa memotong gaji 2.700 karyawannya. Operasional Ramayana juga berhenti selama tiga bulan.

Karena hal itu, manajemen Ramayana memperkirakan pendapatan pada Maret akan terpangkas 25 -50 persen pada periode yang berakhir 31 Maret-30 April 2020. Sementara, dari sisi laba perusahaan, diperkirakan akan terpangkas sebesar 75 persen POKERONLINE

3. Lippo Karawaci PHK 676 karyawan

Sementara, Lippo Karawaci melakukan PHK kepada 676 karyawannya dan merumahkan 73 karyawannya sejak awal tahun. Hal itu lantaran pembatasan operasional yang dilakukan.

Mengutip Keerbukaan BEI, penghentian operasional yang dilakukan oleh perusahaan karena adanya aturan terkait PSBB manajemen.

Akibat hal ini, Lippo memprediksi pendapatan dan laba bersih periode Maret-April 2020 akan turun 25 persen

4. PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk PHK 168 karyawan

PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk, emiten berkode saham CAKK ini juga melakukan PHK terhadap 168 karyawannya. Sementara, 172 karyawan terpaksa dirumahkan dan 260 karyawan lainnya terkena dampak dengan status pemotongan gaji. AGENCAPSA

“Selama pandemi COVID-19 ini, memukul perekonomian terutama distributor kami mengalami kendala dalam mendistribusikan produk dikarenakan pembatasan mobilitas yang terjadi,” tulis manajemen, seperti dikutip dari keterbukaan informasi.

Karena itu, manajemen memprediksi akan terjadi penurunan total pendapatan dan laba bersih untuk periode Maret-April 2020 ini sebesar 25 persen hingga 50 persen, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

memukul perekonomian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *