BERITA UNIK

Paradoks Tentang Time Traveling Yang Mungkin Bisa Dibilang Masuk Akal

Paradoks Tentang Time Traveling

Paradoks Tentang Time Traveling – PelangiQQlounge – Bisakah kita kembali ke masa lalu untuk menghentikan pandemi virus seperti sekarang ini?

Perdebatan mengenai kemungkinan dilakukannya perjalanan waktu memang menjadi pembahasan sains yang seru sekaligus membingungkan. Secara teori pengetahuan, banyak ilmuwan mengatakan bahwa perjalanan waktu sangat logis dan memungkinkan untuk dilakukan. Time-traveling atau perjalanan waktu merupakan konsep bergerak atau perpindahan suatu materi/entitas ke beberapa titik ruang dan waktu tertentu yang berbeda, bisa di masa lampau atau masa depan.

Namun, ilmuwan juga tak menampik bahwa jika perjalanan waktu dilakukan dapat menimbulkan konsep terlarang’  yang dinamakan paradoks. Paradoks perjalanan waktu adalah teori yang menyatakan bahwa dua buah entitas yang sama tidak bisa dipertemukan dalam satu ruang dan waktu yang berbeda.

Misal, kamu melakukan perjalanan waktu ke masa lalu dan bertemu dengan versi remaja orangtuamu yang sedang berpacaran dan tanpa kamu sadari, tindakanmu di masa itu menjadikan mereka tidak menikah di kemudian hari dan tentunya kamu tak akan pernah dilahirkan. Lalu, timbul konsep paradoks, anak dari siapakah kamu?  

Ada beberapa paradoks perjalanan waktu yang cukup terkenal saat ini.

Paradoks Tentang Time Traveling Grandfather Paradox

Paradoks Tentang Time Traveling

Konsep paradoks ini merupakan yang paling populer. Singkatnya, kamu melakukan perjalanan waktu dan membunuh kakekmu karena di masa di mana kamu berada, kakekmu melahirkan generasi keluarga yang telah menghancurkan peradaban manusia.

Kamu melakukan pembunuhan pada masa sebelum ayah atau ibumu lahir atau sebelum kakekmu bertemu dengan nenekmu, maka ayah atau ibumu tidak pernah dilahirkan, dan efeknya adalah kamu tidak akan pernah dilahirkan dan tidak akan pernah melakukan perjalanan waktu ke masa lalu untuk membunuh kakekmu.

Lalu, jika kamu tidak pernah melakukan perjalanan waktu ke masa lalu untuk membunuh kakekmu, maka kakekmu hidup, ayah atau ibumu dilahirkan dan kamu pun akan terlahir. Lalu, kamu kembali ke masa lalu, untuk membunuh kakekmu. Paradoks ini menciptakan ‘looping timeline’. Bingung? It’s paradox!

Paradoks Tentang Time Traveling Predestination Paradox

Inti dari paradoks ini adalah bahwa segala sesuatu telah ditakdirkan (predestined), dan tidak dapat diubah karena sejarah telah mencatat bahwa suatu kejadian pasti akan terjadi dan tidak bisa dirubah. Predestined Paradoks didesain untuk menciptakan kejadian yang sama sebagaimana seharusnya.

Time traveler melakukan perjalanan waktu ke masa lalu untuk mengubah suatu event namun usahanya itu malah membuat ia kembali ke masa lalu untuk mengubah event tersebut. Dengan kata lain, sebenarnya tidak ada event yang diubah. Jadi, kita tidak bisa menyelamatkan JFK dari pembunuhan, tidak akan bisa membunuh Hitler sebelum ia berkuasa, tidak bisa menghentikan perang dunia dan semua event yang tercatat dalam sejarah dan memang harus terjadi.

Contoh: Jika kamu pernah menonton film Time Machine (2002) kamu akan melihat contoh predestined paradox. Dalam film ini diceritakan bahwa Alexander Hartdegen, seorang ilmuwan, kehilangan tunangannya, Emma karena terbunuh dalam perampokan. Kejadian ini, membuatnya untuk menyelamatkan tuanngannya dengan membangun mesin waktu.

Mesin waktu ini ia gunakan untuk kembali ke masa lalu untuk mencegah kematian tunangannya. Namun, kematian tersebut tidak dapat dihindari. Dan setiap ia kembali menyelamatkan tunangannya, justru ia melihat tunangannya meninggal dengan cara yang berbeda.

Bootstrap Paradox

Paradoks Tentang Time Traveling

Bootstrap Paradox ini menyebabkan ketidakjelasan atau inkonsistensi suatu objek maupun sebagai efek dari perjalanan waktu. Misal, di masa sekarang kamu adalah seorang ilmuwan dan membaca gagasan, ide mengenai teori relativitas milik Einstein. Lalu kamu mencoba untuk melakukan perjalanan waktu dengan kembali ke masa lalu dan mengajarkan teori ini kepada Einstein jauh sebelum ia menemukan teori itu. Lalu, muncul pertanyaan, siapa penemu teori itu?

Butterfly Effect Paradox

Butterfly Effect Paradox menjadi salah satu efek paradoks yang diciptakan dari perjalanan waktu. Konsekuensi perjalanan waktu dan tindakan yang dilakukan saat berada di masa lalu bisa menyebabkan efek dalam skala besar di masa mendatang.
Misal, kamu adalah seorang penggemar film Star Wars dan Indiana Jones, melakukan perjalanan ke masa lalu untuk bertemu dengan George Lucas. Namun, karena suatu hal kamu malah membuatnya berhenti belajar di sekolah film hingga hal ini berdampak di masa depan. Star Wars dan Indiana Jones tidak pernah diproduksi, dan teknologi yang saat ini tercipta karena inspirasi dari film Star Wars tidak pernah ada. Pokeronline

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *