BERITA UNIK

Pecinta Kopi, Ini Fakta Menarik Tentang Kopi Instan

Pecinta Kopi

Pecinta Kopi, Ini Fakta Menarik Tentang Kopi Instan – PelangiQQlounge – Pecinta kopi pastinya sudah tak asing dengan kopi instan. Jenis kopi ini kerap jadi pilihan karena membuatnya praktis dan rasanya sesuai selera banyak orang.

Kopi merupakan jenis minuman yang banyak digemari di dunia. Rasanya pahit dan aromanya yang wangi berhasil memikat para penikmatnya. Kopi juga dapat dikonsumsi dengan air panas maupun dengan air dingin bersama es batu dan sejumlah tambahan lain.
Kopi instan hadir para pecinta kopi yang ingin kepraktisan saat membuatnya. Biasanya kopi instan hadir dalam kemasan plastik atau toples kecil. Untuk kemasan plastik biasanya sudah sesuai takaran satu cangkir kecil, jadi tinggal menambahkan air panas atau gula jika ingin rasanya lebih manis.

Banyak juga varian yang ditawarkan oleh kopi instan, mulai dari kopi hitam, kopi susu, hingga cappucinno. Harga yang dibanderol oleh setiap produsen kopi instan sangat beragam. Ada yang murah, namun ada juga yang terbilang mahal.
Selain beberapa fakta umum yang telah diketahui khalayak, masih ada lagi banyak fakta menarik terkait kopi instan. Dilansir dari Mashed (29/5), berikut 5 fakta menarik kopi instan.

Pecinta Kopi Beginilah Proses Pembuatan Kopi Instan

Kopi instan ditawarkan dalam kemasan plastik. Terdiri dari bubuk kopi hitam atau dengan campuran gula, krimer bubuk, dan perasa lainnya. Kopi instan seperti ini banyak ditawarkan oleh produsen merek kopi ternama, bahkan ada juga yang menggemarinya.
Kopi instan terlihat mudah untuk dibuat. Namun sebenarnya proses pembuatan kopi instan tak begitu mudah. Kopi instan melalui proses yang dinamakan spray drying. Proses ini menyemprotkan cairan kopi ke udara panas dengan suhu mencapai 248┬░Celsius.
Setelah itu kopi akan jatuh ke tanah dan mengering menjadi bentuk kristal kecil karena airnya menguap. Kemudian kristal kopi tersebut didinginkan menggunakan suhu -6┬░Celsius. Karena membeku dan membentuk lembaran barulah kopi tersebut dihancurkan menjadi butiran lalu diuapkan dan meninggalkan butiran kopi instan.

Kopi Instan Ketika Dibandingkan Jumlah Kafeinnya

Kopi merupakan minuman yang mengandung kafein tinggi. Kafein yang terdapat pada kopi inilah dapat membantu penikmatnya kembali terasa semangat setelah mengonsumsinya. Kafein pada kopi juga bekerja sebagai zat antioksidan yang diperlukan oleh tubuh.
Jumlah kafein pada kopi ternyata berkurang dan jumlahnya lebih sedikit dari kopi biasa. Jadi, untuk Anda yang tak bisa mengonsumsi banyak kafein, kopi instan bisa jadi pilihan yang cukup baik. Takaran kafein pada kopi instan berkisar antara 30-90 miligram dibandingkan dengan kopi biasa yang tentunya jauh lebih banyak sekitar 70-140 miligram.
Walaupun baik dikonsumsi bagi penikmat kopi yang tak bisa mengonsumsi banyak kafein, namun kopi instan juga memiliki sisi buruk. Karena adanya komposisi kimia bernama akrilammida. Dimana komposisi bahan kimia tersebut dapat terbentuk ketika biji kopi dipanggang. Selain itu ada bannyak komposisi bahan kimia lain yang berpotensi dapat merusak sistem saraf hingga meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Versi Pertama Kopi Instan

Kopi instan ternyata sudah ada sejak ratusan ribu tahun silam. Kabarnya kopi instan sudah ada sejak tahun 1771, pernyataan ini dikeluarkan oleh Mark Pendergast dalam The Oxford Companion to American Food and Drink. Kopi instan diketahui muncul saat kopi diperkenalkan ke Eropa pada 200 tahun yang lalu.
Pada abad ke-19, sebuah perusahaan di Glasgow menemukan produk yang serupa dengan kopi instan. Kopi tersebut disebut dengan Camp Coffee yang merupakan esensi cair terbuat dari air, gula, esensi kopi, dan sawi putih. Camp Coffee sempat populer di seluruh Inggris pada akhir tahun 1800-an.
Lalu ada juga yang mengatakan kalau kopi instan muncul pada pertenfahan tahun 1800-an di kawasan San Fransisco, Amerika. Kopi instan tersebut dibuat oleh James Folger dan anaknya dimana dulunya menjual biji kopi kalengan lalu dipanggang dan ditumbuk di rummah. Setelah itu kopi tersebut ditawarkan para penambang dan berhasil memikat mereka selama masa Gold Rush.

Proses Kopi Instan Mulai Dipasarkan

Sebelum dikenal publik dan pencinta kopi, tentunya kopi instan melalui proses pemasaran. Awal mulanya kopi instan dipasarkan pertama kali pada tahun 1906. Saat itu yang membawa bubuk kopi ke pasar ritel adalah Cyrus Blanke. Kemudian pada tahun 1910 imigran Eropa bernama George Washington memurnikan kristal kopi yang telah diseduh menjadi kopi instan dan diperkenal pertama kali di Amerika Serikat.
Sejak itulah kopi instan sangat populer selama Perang Dunia I karena kepraktisannya. Setelah itu pada tahun 1938 perusahaan makanan ternama Nestle meluncurkan produk kopi instan mereka yang bernama Nescafe. Produsen tersebutlah yang sampai saat ini masih bertahan dan sangat populer di seluruh dunia.
Bahkan pada tahun 2012, Nescafe lebih unggul sebesar 74% di pasar kopi instan. Selain Nescafe, produsen kopi instan populer lainnya adalah Maxwell House. Kedua produk tersebutlah yang selama ini digemari oleh para penikmat kopi.

Popularitas Kopi Instan Di Dunia

Satu lagi fakta menarik tentang kopi instan yang harus diketahui oleh para penikmat kopi. Kopi instan terbukti banyak yang menggemarinya bahkan popularitasnya di berbagai belahan dunia juga terbilang baik. Kopi instan ini berkembang secara global bahkan China jadi salah satu negara yang menduduki posisi konsumsi kopi terbanyak.
Padahal dulunya China jadi konsumen kopi instan paling sedikit. Pernah tercatat kalau China hanya meminum sekitar 2 cangkir kopi per orangnya dalam setahun. Namun kini China merupakan pasar terbesar keempat untuk kopi instan dan kopi ready to drink.
Rusia juga jadi negara yang mengalami perkembangan dalam mengonsumsi kopi instan. Kopi instan bisa jadi produk yang praktis dan harganya terjangkau untuk minuman. Namun awal mula konsumsi kopi instan ada di Inggris. Pokeronline

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *