Uncategorized

Perbedaan Antara Mitologi Yunani Dan Nordik

PelangiQQ Lounge – Perbedaan Antara Mitologi Yunani Dan Nordik. Sudah pernah dengar atau bahkan tau tentang Mitologi Nordik dan Yunani? Mitologi merupakan sebuah kepercayaan dalam sebuah masyarakat tentang suatu mitos yang dianggap oleh sebagian masyarakat benar adanya.

Mitologi Nordik merupakan kepercayaan akan mitos yang diyakini oleh orang orang Nordik (masyarakat Skandinavia seperti Norwegia, Swedia, Denmark, Islandia). Dan Mitologi Yunani yang lumayan terkenal kisahnya yang diyakini oleh masyarakat Yunani. Well, apa sih perbedaan dari kedua Mitologi tsb? Mari kita simak Perbedaan Antara Mitologi Yunani Dan Nordik:

DEWA PENGUASA

DEWA PENGUASA

PelangiQQ Sedangkan untuk Mitologi Nordik, kita mengenal pemimpin para dewa adalah Odin. Sebagai pemimpin para dewa, ia memiliki banyak peran seperti Dewa Langit, Dewa Kebijaksanaan, Dewa Perang, Dewa Kematian, Dewa Pengetahuan

DUNIA MITOLOGI NORDIK DAN YUNANI

DUNIA MITOLOGI NORDIK DAN YUNANI

Jika di Mitologi Yunani, dunia tetaplah dunia yang kita kenal, seperti Bumi, alam semesta, dsb. Berbeda dengan di Mitologi Nordik, dunia di Mitologi Nordik ini cenderung berbeda dan sedikit unik.
So, udah jelas kan perbedaan dari kedua dunia tsb? Udah gabingung lagi kan kalo di film Thor selalu ada kata2 sembilan dunia

PEPERANGAN PARA DEWA YUNANI

Di mitologi Yunani, dikisahkan bahwa para dewa olympus berperang melawan para Titan, Cronus yang merupakan raja Olympus.

perempuannya (juga istrinya) yang baru saja mengumumkan bahwa dalam waktu dekat ia akan melahirkan

Perbedaan Antara Mitologi Yunani Dan Nordik

Tak lama kemudian, ketika waktunya sudah tiba bagi Rhea untuk benar-benar melahirkan anaknya, dia pergi ke pulau Crete. Cronus pasti akan mencoba menelan anaknya itu, seperti yang telah dilakukannya pada anaknya yang lain.

Ketika telah beranjak dewasa, Zeus pergi dari Crete untuk menemui ibunya. Rhea pun mengatur agar Zeus dijadikan pelayan dari ayahnya. Cronus tidak mengetahui bahwa pelayan barunya itu sebenarnya adalah anaknya. Suatu hari, Zeus membawakan ayahnya segelas anggur merah, dan Cronus langsung meminumnya.

Anggur merah itu sebenarnya mengandung ramuan spesial, yang membuat Cronus muntah. Cronus merasa sangat sakit sampai-sampai diapun memuntahkan batu berselimut bayi yang dulu ditelannya. Lalu dia memuntahkan semua anak-anaknya yang dulu telah ditelannya. Anak-anak itu keluar dari perut ayahnya sebagai orang yang telah tumbuh dewasa.

Nama-nama mereka adalah Poseidon, Hades, Hera, Demeter, dan Hestia. Mereka adalah saudara dari Zeus, dan mereka sangat gembira bisa bertemu satu sama lain. . Dengan cepat mereka melarikan diri ketika ayahnya masih merintih kesakitan sambil memegangi perutnya.

Perbedaan Antara Mitologi Yunani Dan Nordik

Setelah mereka telah lari dengan selamat, para Olympian secepatnya membuat sebuah rencana. Saat itu juga, mereka mengumumkan perang dengan Cronus dan para Titan yang lain. Para dewa-dewi muda ini ingin mengatur dunia di tempat ayahnya.

Dan sebuah peperangan besarpun dimulai. Awalnya, kelihatannya para Titan akan menang dan tetap menjadi penguasa di bumi. Para dewa Olympian muda merasa kalah jumlah dan kalah kuat. Hal ini mulai berbalik ketika beberapa Titan berpindah sisi dan bertarung bersama Zeus dan saudara- saudaranya. Prometheus, putra dari Titan Themis dan Iapetus, adalah salah satu dari Titan yang berpindah sisi. Prometheus dan saudaranya Epimetheus. Baca Juga : 5 Daun Buah Ini Punya Segudang Manfaat

PEPERANGAN BESAR PARA DEWA NORDIK, RAGNAROK

Perbedaan Antara Mitologi Yunani Dan Nordik

Yap, jika Yunani punya peperangan Olympus vs Titan, maka Nordik punya perang legendari, Ragnarok.
Berdasarkan penjabaran dari karya-karya sastra tersebut, Ragnarok akan segera terjadi ketika ada 4 pertanda yang muncul di dunia.


Pertanda pertama adalah lahirnya 3 makhluk raksasa maha kuat dari pasangan Loki dan Angrboda : Fenrir, Jormungandr, dan Hel. 
Pertanda kedua adalah tewasnya Balder akibat ulah Loki. 
Pertanda ketiga adalah munculnya musim dingin panjang yang membuat dunia gelap dan membeku selama 3 tahun. 
Dan pertanda terakhir adalah semakin banyaknya peperangan yang melanda dunia manusia.  Poker Online

Para dewa diceritakan (atau diramalkan, kalau berdasarkan sudut pandang dari tokoh-tokoh mitologinya) akan tewas dalam peristiwa Ragnarok. Untuk mencegah terwujudnya ramalan tersebut, Odin membuang anak-anak Loki yang diramalkan bakal menjadi lawan para dewa saat peristiwa Ragnarok terjadi. Fenrir sang serigala raksasa dirantai ke sebuah batu. Jormungandr sang ular raksasa dibuang ke dalam laut.

Sementara Hel dibuang ke dunia Nifheim yang merupakan tempat bersemayamnya arwah orang-orang mati. Walaupun Odin sudah berusaha, ramalan takdir mengenai berakhirnya riwayat para dewa tetap tidak berubah.

Perbedaan Antara Mitologi Yunani Dan Nordik

Suara kokokan mereka ibarat panggilan perang bagi penghuni masing-masing dunia.Bersama, mereka siap bertempur mati-matian di atas Padang Vigrid. Pasukan gabungan Jotunheim, Nilfheim, dan Muspelheim yang berada di bawah komando Loki akhirnya tiba di Padang Vigrid. Agen Capsa

Perang maha dahsyat yang sudah diramalkan sejak jauh-jauh hari akhirnya benar-benar pecah. Di tengah sengitnya peperangan, terjadilah duel antara para dewa dan musuh bebuyutannya. Freyr yang tidak bersenjata tewas dibunuh oleh pedang api Surt. Nasib serupa juga menimpa Thor yang sukses membunuh Jormungandr,tapi tewas tak lama berselang akibat racun dari Jormungandr.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *