Uncategorized

Sikap yang Harus Dihindari Suami Istri jika Beda

Sikap yang Harus Dihindari Suami Istri jika Beda. Meski suami punya tanggung jawab menafkahi keluarga, tapi banyak pasangan yang memutuskan untuk sama-sama bekerja setelah menikah.

0Pilihan jadi ibu rumah tangga atau berkarier bagi wanita, juga menjadi kesepakatan bersama. Bukan hal yang mustahil kalau terjadi kesenjangan gaji antara suami istri yang bekerja. Entah itu gaji suami yang lebih besar atau mungkin sebaliknya.

Kalau kesenjangan pendapatan gak dikompromikan dengan baik, kepemilikan uang oleh masing-masing pihak bisa jadi polemik. Untuk menyikapi hal itu, berikut beberapa sikap yang harus dijauhi suami istri supaya masalah keuangan gak jadi polemik rumah tangga.

1. Tanggung jawab yang timpang dan berat sebelah 

5 Sikap yang Harus Dihindari Suami Istri jika Beda Jumlah Penghasilan

Kesenjangan penghasilan itu biasa terjadi. Ketika suami bergaji lebih tinggi dengan tingkat kesibukkannya yang juga tinggi, istri yang mungkin pekerjaannya lebih fleksibel, bisa mengambil tanggung jawab mengurus rumah dan anak-anak di sela pekerjaannya. Aturan ini juga berlaku sebaliknya.

Jangan sampai istri sibuk mencari uang karena pekerjaannya yang lebih menjanjikan, sedangkan suami yang bergaji kecil malah berleha-leha di rumah tanpa mau mengambil tanggung jawab lain. Rasa lelah dan tanggung jawab yang berat sebelah, gak jarang jadi pemicu pertengkaran rumah tangga. Suami istri harus kompak mengatur perannya masing-masing tanpa ada yang merasa lebih baik.

2. Pengeluaran dana ditentukan sepihak karena merasa bergaji lebih tinggi 

5 Sikap yang Harus Dihindari Suami Istri jika Beda Jumlah Penghasilan

Setiap pengeluaran baik itu kecil atau besar, seharusnya dikompromikan bersama. Gak sedikit lho salah satu pihak berbelanja semaunya karena merasa dialah yang sudah bekerja keras dan berpenghasilan lebih besar. Padahal, peran pendamping dalam memberi keputusan alokasi dana, gak boleh disepelekan. Sikap semacam ini juga bisa memicu pertengkaran.

Sebaliknya, pihak yang berpenghasilan lebih rendah, gak seharusnya memiliki rasa minder dan gak percaya diri untuk mengatur alokasi dana. Setelah menikah, uang suami atau istri adalah milik bersama. Meminta pendapat pasangan adalah bentuk penghargaan dan rasa sayang yang bisa merekatkan hubungan.

3. Salah satu pihak menyimpan uangnya sendiri tanpa mau berkontribusi

5 Sikap yang Harus Dihindari Suami Istri jika Beda Jumlah Penghasilan

Karena merasa berpenghasilan lebih rendah, suami atau istri pada akhirnya membebankan kebutuhan rumah tangga pada salah satu pihak yang bergaji lebih besar. Hindari menyimpan uang sendiri tanpa komunikasi dan tujuan yang jelas. Bukan karena besar kecilnya, tapi karena pasangan bisa menaruh curiga dan gak menghargai pekerjaanmu.

Setidaknya, kalau ingin menyimpan uang hasil sendiri, alokasikanlah untuk kebutuhan yang positif. Misalnya, kamu bisa bilang kalau uangmu kelak bisa dipakai untuk tambahan biaya pendidikan anak-anak. Dengan begitu, pasangan yang penghasilannya sepenuhnya dipakai untuk kebutuhan rumah tangga, gak akan merasa keberatan.

4. Memperlakukan pasangan yang tak mencari penghasilan, seperti pelayan di rumah

5 Sikap yang Harus Dihindari Suami Istri jika Beda Jumlah Penghasilan

Suami istri memang harus saling mengerti. Kasus ini biasanya terjadi pada suami yang bekerja dan istri yang diam di rumah. Merasa sudah lelah bekerja di luar, sesampainya di rumah, suami ingin dilayani istri dan beristirahat sepenuhnya. Suami gak peduli kalau pekerjaan rumah istri masih menumpuk. Padahal boleh jadi istri juga sangat lelah mengurus anak-anak seharian.

Pihak yang gak menghasilkan uang, bukan berarti pantas disuruh-suruh seperti pelayan. Beristirahatlah secukupnya, dan gak ada salahnya untuk membantu tugas yang belum selesai. Istri juga harus pengertian saat kondisi suami benar-benar sibuk dan kelelahan di luar. Komunikasi sangat penting untuk mengetahui kondisi masing-masing.

5. Adanya beban kerja ganda bagi wanita yang bekerja di luar 

5 Sikap yang Harus Dihindari Suami Istri jika Beda Jumlah Penghasilan

Biasanya, suami istri yang sama-sama bekerja, akan membutuhkan asisten rumah tangga untuk mengurus segala pekerjaan rumah. Tapi karena alasan dan kebutuhan tertentu, banyak pula pasangan yang tidak mempekerjakan pembantu. Kadang, suami yang kurang peduli, tetap membebankan pekerjaan rumah sepenuhnya pada istri, padahal istri juga bekerja untuk membantu perekonomian keluarga.

Istri tetap harus memasak dan mengurus rumah sendiri entah itu sebelum atau sepulang bekerja di luar. Beban ganda sepihak ini juga bisa memicu pertengkaran suami istri. Padahal sekali lagi, suami istri harus kompak mengatur perannya supaya gak ada yang merasa timpang sebelah memikul tanggung jawab.

PELANGIQQ QQ CAPSA POKER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *