BERITA UNIK

Tanpa Anak Benarkah Lebih Panjang Umur

PELANGIQQ – Tanpa Anak Benarkah Lebih Panjang Umur, Gerakan childfree semakin sering digaungkan akhir-akhir ini. Tak sedikit pula yang menerapkan ini dalam kehidupannya. Childfree sendiri adalah pilihan sukarela yang diambil secara sadar untuk tidak memiliki anak.

Ada banyak alasan personal yang mendasari mengapa seseorang atau pasangan suami istri (pasutri) memutuskan untuk tidak memiliki anak. Akan tetapi, benarkah kita lebih panjang umur tanpa kehadiran anak? Atau justru sebaliknya?

BACA JUGA : Faktor yang Meningkatkan Peluangnya, Ingin Punya Anak Kembar

1 . Ternyata, memiliki anak dikaitkan dengan peningkatan umur panjang

Tanpa Anak Benarkah Lebih Panjang Umur

Berdasarkan studi berjudul “Payback Time? Influence of Having Children on Mortality in Old Age” yang diterbitkan di Journal of Epidemiology and Community Health tahun 2017, ditemukan bahwa memiliki anak dikaitkan dengan peningkatan umur panjang, terutama di usia tua.

2 . Pasangan dengan anak cenderung memiliki lebih banyak interaksi sosial

Tanpa Anak Benarkah Lebih Panjang Umur

Masih dari studi yang sama, ditemukan bahwa pasangan dengan anak memiliki harapan hidup yang sedikit lebih lama. Di usia 60 tahun, mereka punya usia harapan hidup 2 tahun lebih lama untuk laki-laki dan 1,5 tahun lebih lama untuk perempuan. AGEN CAPSA

3 . Menurut studi lain, setiap perempuan kehilangan usia 95 minggu untuk setiap anak yang mereka kandung

Tanpa Anak Benarkah Lebih Panjang Umur

Yang mengejutkan, ternyata perempuan bisa kehilangan 95 minggu umurnya untuk setiap anak yang mereka kandung!

BACA JUGA : Menakjubkan Berjalan Tanpa Alas Kaki, Manfaat

4 . Orang yang memutuskan tidak memiliki anak cenderung lebih independen, mandiri, dan terbuka

Tanpa Anak Benarkah Lebih Panjang Umur

Tanpa Anak Benarkah Lebih Panjang Umur, Orang yang punya anak dan tidak, cenderung memiliki kepribadian yang berbeda. POKER ONLINE

5 . Individu tanpa anak sama bahagianya dengan pasangan yang memiliki anak

Banyak yang mempertanyakan, apakah individu tanpa anak bahagia dengan keputusannya? Berdasarkan hasil riset, tentu saja mereka sama bahagianya dengan pasangan yang memiliki anak.

Justru, menurut studi berjudul “Does Having Children Make People Happier in the Long Run?” yang ditulis oleh Nicholas H. Wolfinger pada tahun 2018, orang tua di Amerika Serikat kurang bahagia karena berbagai faktor, misalnya konflik pekerjaan-keluarga atau pembagian peran dalam mengasuh anak yang terkadang memicu pertengkaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *