Tas Kulit Buaya Seharga 280 Juta Disita Bea Cukai Australia
BERITA UNIK

Tas Kulit Buaya Seharga 280 Juta Disita Bea Cukai Australia

PelangiQQ Lounge – Tas kulit buaya seharga 280 juta disita bea cukai Australia, seorang pembeli tas mewah mendapat pelajaran mahal dari barang belanjaannya.

Pembelian tas tangan kulit seharga $ 19.000 (sekitar Rp 280 juta) miliknya yang baru saja dibeli dihancurkan oleh petugas bea cukai di Australia Agen Capsa.

Australian Border Force (ABF) menyita tas Saint Laurent, yang dibeli secara online dari butik di Prancis, di depot kargo di Perth, Australia Barat pada bulan Januari.

Tas Kulit Buaya Seharga 280 Juta Disita Bea Cukai Australia

Meskipun produk dari buaya diizinkan masuk ke negara itu, namun aksesnya harus tetap dikendalikan di bawah Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Flora dan Fauna Liar yang Terancam Punah (CITES).

Tujuannya untuk memastikan bahwa produk tersebut tidak terkait dalam perdagangan satwa ilegal.

Departemen Pertanian, Air dan Lingkungan Negeri Kanguru mengatakan bahwa pembeli memang telah mendapatkan izin ekspor dari Erop.

Tas Kulit Buaya Seharga 280 Juta Disita Bea Cukai Australia

Namun dia tidak memiliki izin impor CITES untuk Australia. Akibatnya, tas tangan itu harus disita Poker Online.

Meski begitu, mereka memutuskan untuk tidak mengambil tindakan lanjut terhadap si pembeli. Seperti dilansir CNN, Senin (7/8/2020).

Demi Kelangsungan Hidup Hewan yang Terancam Punah

Ley mengingatkan kepada para importir bahwa mereka harus memiliki izin yang benar untuk membawa produk tertentu ke negara tersebut.

“Kita semua perlu menyadari apa yang kita beli secara online untuk membatasi perdagangan produk hewani.

Yang berpengaruh untuk kelangsungan hidup jangka panjang spesies yang terancam punah,” kata Ley.

BACA JUGA : Lima Hal Ini Terjadi Apabila Langsung Tidur Usai Makan

Jason Wood, Asisten Menteri Bea Cukai, mengatakan negara itu memang sangat mengantisipasi barang diimpor secara ilegal.

Barang barang yang diimport secara ilegal salah satunya seperti aksesoris dan pernak-pernik, bulu, hewan pengawetan, dan gading.

Di Australia, pelanggaran perdagangan satwa liar akan dijatuhi dihukum hingga 10 tahun penjara dan denda A $ 222.000.

SUMBER BERITA : PELANGO QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *