Tempat Wisata Dibelanda yang wajib dikunjungi
BERITA UNIK

Tempat Wisata Dibelanda yang wajib dikunjungi

Tempat Wisata Dibelanda yang wajib dikunjungi

PELANGIQQ LOUNGE- Tempat Wisata Dibelanda yang wajib dikunjungi

Kebanyakan turis Indonesia yang berkunjung ke Belanda hanya ‘mentok’ di Amsterdam. Padahal, ada beberapa kota lainnya yang layak dikunjungi. Memang tak sebesar Amsterdam, tapi lebih cantik dan fotogenik

Sebagai ibukota Belanda, Amsterdam punya banyak atraksi wisata mulai. Dari Grand Canal, sampai deretan museum di Museumplein. Tapi kalau punya cukup waktu mengunjungi Amsterdam, jangan tinggal diam. Kunjungilah beberapa kota lainnya yang cantik dan fotogenik. Tak perlu naik pesawat, Anda tinggal memesan tiket kereta karena Belanda punya kereta cepat dengan jaringan lengkap

Kota terbesar kedua di Belanda adalah Rotterdam. Anda tinggal naik kereta selama 1-1,5 jam dari stasiun Amsterdam Centraal. Rotterdam terkenal sebagai kota arsitektur. Bangunan bergaya kontemporer, dari yang kecil sampai yang berukuran besar, bisa dilihat di sini

Namun dua kota keren lainnya yang patut dikunjungi adalah Utrecht dan Maastricht. detikTravel mengunjungi keduanya beberapa waktu lalu. Berikut keunikan dan karakteristik masing-masing kotanya

Utrecht

Utrecht adalah nama kota yang terletak sekitar 43 Km dari Amsterdam, Belanda. Jarak tempuhnya hanya 20 menit menggunakan Intercity Train dari stasiun Amsterdam Centraal.

Kota penuh kanal cantik ini sangat populer di kalangan pelajar, karena Utrecht University adalah salah satu kampus terbaik di Belanda. Dulu, Utrecht menjadi salah satu kota perdagangan terpenting di Belanda. Utrecht punya kanal tertua, bernama Oudegracht, yang dibangun pada zaman Romawi dan kini berusia 2.000 tahun.

Satu fakta menarik, jumlah pesepeda di Utrecht adalah yang terbanyak dibandingkan kota-kota lain di Belanda. Bayangkan saja, dari pukul 07.00-19.00, lebih dari 100.000 pesepeda hilir mudik di jalanan kota tersebut.

Kota ini punya 12.000 tempat parkir sepeda. Jalur sepeda di kota ini mencapai 245 Km. Utrecht tengah membangun gedung parkir sepeda terbesar di dunia, mampu menampung 12.500 sepeda!

Di pinggiran kanal, terdapat wharves (ruang-ruang penyimpanan) yang dulu digunakan sebagai tempat menaruh barang dagangan. Kini, wharves tersebut ‘disulap’ menjadi restoran, kafe, sampai bioskop.

Jika Anda hanya punya waktu terbatas di Belanda, tak ada salahnya mengunjungi Utrecht dalam 1 hari. Saat malam, Anda bisa ikut tur Trajectum Lumen. Ini adalah instalasi lampu yang dibuat oleh para seniman lokal, yang terletak di dekat tempat-tempat wisata

Maastricht

Pernahkah Anda mengunjungi Kota Tua di Jakarta, atau Semarang misalnya? Banyak bangunan bersejarah, terutama peninggalan Belanda, yang tersebar di kawasan tersebut. Ada yang ‘disulap’ menjadi hotel dan restoran, ada pula yang dibiarkan terbengkalai dan hanya jadi latar berfoto.

Lain halnya dengan Maastricht, yang juga punya banyak gedung bersejarah sampai reruntuhan Romawi peninggalan abad ke-13. Maastricht adalah kota paling selatan di Belanda, 2 jam perjalanan naik Intercity Train dari stasiun Amsterdam Centraal.

Di Maastricht, pemerintah setempat benar-benar ‘menyulap’ gedung bersejarah. Tempat detikTravel menginap misalnya, menempati bekas biara peninggalan abad ke-15. Namun, bangunan aslinya tidak dirombak. Pihak hotel, atas persetujuan Pemkot setempat, membuat bangunan baru di dalamnya.

Maastricht adalah kota yang santai dan nyaman, jauh berbeda dengan Amsterdam. Begitu masuk kota ini, Tuhan seakan memencet tombol ‘pause’. Jalanan berbatu penuh deretan toko memenuhi pusat kotanya. Tak heran Maastricht juga terkenal sebagai ‘fashion city’-nya Belanda.

Dari toko yang menjual produk lokal sampai brand-deretan butik brand kenamaan dunia, semuanya ada di city centre Maastricht. Ini berarti, wisata belanja yang disuguhkan Kota Maastricht bisa dijangkau dari semua kalangan.

Shopping lanes di Maastricht terbagi jadi beberapa kawasan. Stokstraat dan Rechtstraat misalnya, penuh deretan butik eksklusif seperti Hermes, Hugo Boss, Tommy Hilfinger, juga ZARA dan H&M. Kawasan Bredestraat penuh toko yang menjual produk lokal berkualitas, dari jaket, sepatu, sampai aksesori.

Tak jauh dari Maastricht, tepatnya di bukit Saint Pietersberg, terdapat ‘labirin’ bawah tanah dengan 6.000 lorong. Terowongan ini sudah ada sejak Romawi menduduki Maastricht di abad ke-13, dan digunakan terus-menerus lintas generasi hingga Perang Dunia II.

Saat akhir pekan, Maastricht dipenuhi turis dari negara tetangganya yakni Jerman dan Belgia. Kota ini sungguh nyaman dengan deretan kafe dan restoran. Jangan lupa mengunjungi Selexyz Dominicanen, toko buku yang menempati bekas gereja abad ke-13

SUMBER PELANGIQQ : POKER ONLINE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *